Boyolali — Seorang pelajar SD ditemukan tewas tenggelam di Sungai Bolo Wonosegoro, Sabtu (510) pukul 14.00 WIB.
Menurut Camat Wonosegoro, Arief Wardianta, korban bernama Rukimin (11) pelajar SD. Kejadian bermula saat putra pasangan Karep (50) dan Sunarti (45) tersebut bermaksud mandi di sungai yang mengalir di desa setempat bersama kakaknya, Erfanto (13).
Keduanya memlih tempat yang biasa digunakan warga untuk mandi. Setelah melepas pakaian, korban terjun terlebih dahulu ke sungai. Hanya saja, begitu korban masuk sungai, tidak muncul ke permukaan. Sang kakak, Erfanto pun kaget dan memanggil nama adiknya. Dia juga berupaya mencari adiknya tersebut.
Korban yang tidak muncul-muncul ke permukaan membuat Erfanto panik, saksi kemudian memberitahu Rosidi (65) yang kebetulan melintas. Selanjutnya, kejadian itupun diberitahukan kepada warga lainnya. Begitu menerima laporan, sejumlah warga bergegas ke sungai guna melakukan pencarian.
Sebagian warga juga melapor ke Polsek Wonosegoro. Upaya pencarian yang dilakukan warga bersama petugas Polsek Wonosegoro tidak sia- sia. Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.
Berdasarkan pemeriksaan petugas Puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya tanda- tanda penganiayaan.
“Kejadian tersebut murni karena kecelakaan, yaitu, tenggelam di sungai. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.” ujar Arif Wardianta, Minggu ( 06/13 ).
Disisi lain, pihaknya juga meminta warga agar berhati- hati mengawasi anaknya yang akan mandi di sungai. Bila perlu, orang tua mengawasi langsung anaknya yang mandi ke sungai. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal- hal yang tidak diinginkan.

Posting Komentar